エピソード

  • Gegerkalong-Arcamanik: dari Narasi ke Aksi Intoleransi
    2026/04/14

    Sebuah video buram berdurasi kurang dari satu menit pernah menggegerkan jagat maya. Dalam hitungan jam, video itu menyebar luas dan berubah jadi tuduhan, melabeli komunitas Syiah di Gegerkalong sebagai “sesat”.

    Namun, ini bukan sekadar soal satu video. Tim liputan KBR menelusuri dan menganalisis sejumlah konten di media sosial dan menemukan pola yang berulang: narasi dipelintir, sentimen negatif mendominasi, dan suara moderat tenggelam oleh algoritma.

    Kasus-kasus intoleransi di Kota Bandung terus terjadi dengan pola serupa, melibatkan aktor-aktor yang sama seperti satu dekade lalu.



    Editorial: Wahyu Setiawan, Ninik Yuniati, Sindhu Darmawan, Malika

    Audio Designer: Malika

    Social Media: Nanda

    続きを読む 一部表示
    29 分
  • Ancaman Jakarta Tenggelam Kian Dekat
    2026/02/20

    Jakarta tidak sedang menunggu 2050 untuk tenggelam. Bagi sebagian warga pesisir, ramalan itu telah menjadi kenyataan saat banjir rob menerjang pemukiman mereka setiap harinya. Air pasang menggenangi rumah warga karena posisi daratan kini sudah berada di bawah permukaan laut. Sebagian wilayah lain tetap kering karena terlindungi tanggul beton. Namun, tanggul bukanlah jawaban. Daratan Jakarta terancam akan terus merosot hingga 15 sentimeter setiap tahunnya, jika eksploitasi air tanah tidak segera dihentikan.


    Editorial: Hoirunnisa, Wahyu Setiawan, Malika

    Sound Designer: Bintang Elian

    続きを読む 一部表示
    18 分
  • Toleransi Bukan Cuma Wacana di Gang Jatibening
    2026/02/13

    Stigma sesat dan label "berbeda" kerap membuat jemaah Ahmadiyah dijauhi, hidup dalam bayang-bayang intimidasi, hingga jadi korban kekerasan. Namun, tidak di Jatibening, Bekasi. Saya menemui sejumlah warga yang tinggal berdekatan dengan masjid Al Misbah Ahmadiyah. Masjid ini merupakan pusat aktivitas dan ibadah jemaah Ahmadiyah di wilayah Jatibening dan sekitarnya. Meski mengakui adanya perbedaan, warga tak merasa itu jadi ancaman atas keyakinan mereka. Dari Bekasi kita belajar bagaimana seharusnya perbedaan disikapi dalam kehidupan bermasyarakat. Kamu mendengarkan SAGA KBR

    Editorial: Wahyu Setiawan, Ninik, Malika
    Sound Designer: Bintang Elian

    続きを読む 一部表示
    25 分
  • MA: Diperkosa, Hamil, Berujung Dipenjara
    2026/02/05

    MA divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jombang, Jawa Timur, pada 5 Agustus 2025. Ia dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak atas tuduhan kekerasan terhadap anak hingga meninggal.

    Padahal, tak ada sama sekali niat perempuan itu membunuh anaknya, meski kehamilan itu tak diinginkannya. Saat berusia 18 tahun, MA diperkosa laki-laki berinisial J-O hingga hamil.

    Kuasa hukum sekaligus Direktur Woman’s Crisis Center (WCC) Jombang, Ana Abdillah, berpendapat kasus MA semestinya tidak berlanjut sampai proses pemidanaan. Sebab, jangankan menyelamatkan bayi, menyelamatkan dirinya saja MA tidak mampu. Ia menjalani proses persalinan seorang diri, dalam keadaan bingung dan takut.

    Dari balik jeruji, ia menulis kronologis peristiwa yang dialami. Kisahnya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform YouTube melalui link:
    https://s.id/KorbanPemerkosaanDipenjara

    Cerita ini memuat deskripsi kekerasan seksual dan peristiwa yang bisa memicu trauma. Jika kamu mengalami krisis emosional, jangan ragu untuk bercerita dan mengakses layanan konseling terdekat.

    Tim Editorial: Sindu, Malika, Wahyu
    Audio Designer: Bintang Elian
    Suara MA: Astri Septiani

    Jika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan cerita ini kepada yang lain. Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam dan manusiawi.

    SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme, mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa.

    続きを読む 一部表示
    3 分
  • Azzril Hanya Nonton Demo, Kenapa Dipukul dan Dipenjara?
    2026/01/20

    Muhammad Azzril, satu dari ratusan orang yang ditangkap polisi pasca demonstrasi #BubarkanDPR Agustus lalu. Azzril yang saat itu hanya nonton, diduga mendapat kekerasan oleh polisi. Dia dipukul, diinjak lalu diseret motor hingga tak sadarkan diri.


    Pemuda itu kini mendekam di rumah tahanan Salemba, dikenakan pasal 170 Ayat 2 ke-1 karena dituduh merusak mobil milik ASN Kemendagri. Proses persidangannya masih berjalan.


    Jaksa menuntutnya dengan hukuman penjara satu tahun berdasarkan bukti rekaman siaran langsung di Youtube tertanggal 25 Agustus 2025.


    Anehnya, dalam rekaman video tersebut, Azzril tak terlihat merusak mobil.


    Kondisi kesehatannya sempat memburuk selama di tahan. Azzril berkali-kali jatuh, muntah, sesak napas, pingsan, hingga sempat hilang ingatan. Orang tua Azzril yang dibayang-bayangi rasa cemas tak pernah absen menjenguk dan mengantar makanan, meski kondisi keuangan mereka tak menentu.


    Kisah Azzril mulai ditangkap, dipenjara hingga pengorbanan orang tuanya membebaskannya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform youtube melalui link s.id/AzzrilDitangkap.


    Jika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan ceriita ini kepada yang lain.


    Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam, dan manusiawi.


    SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme. Mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa.


    Tim editorial: Wahyu Setiawan, Astri Yuanasari, Heru Haetami, Dita Alyaaulia, Malika

    Sound Designer: Bintang Elian

    続きを読む 一部表示
    2 分
  • Tergusur, Melawan, dan Menang! 16 Tahun Perjuangan Warga Kampung Semper
    2026/01/05

    "Siapa sih yang menang lawan pemerintah?" bertahun-tahun Sri Wahyuni menggumamkan kalimat ini tiap kali teringat gugatan yang diajukan bersama delapan tetangganya.

    Pada 2010, sembilan warga Kampung Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, menggugat Gubernur Jakarta atas penggusuran paksa rumah mereka. Demi menggapai keadilan, warga Semper mengorganisir diri, belajar advokasi, dan bersidang di pengadilan.

    Enam belas tahun bersabar, penantian itu berakhir manis. Di 2025, Mahkamah Agung memenangkan gugatan warga Kampung Semper atas Gubernur Jakarta.

    Kisah mereka menjadi rujukan dan penyemangat bagi masyarakat miskin kota untuk berjuang melawan kesewenang-wenangan penguasa. Simak selengkapnya di SAGA KBR.

    Editorial: Wahyu Setiawan, Hoirunnisa, Ninik Yuniati, Malika


    続きを読む 一部表示
    23 分
  • 100 Tahun Ahmadiyah, Seabad Menanti Kebebasan Beribadah
    2025/12/31

    Sudah seabad Ahmadiyah menjadi bagian dari Indonesia. Jejaknya nyata di Nusantara, termasuk mendukung perjuangan kemerdekaan republik ini. Jemaatnya berkembang dari Aceh sampai Papua dan hidup berdampingan di tengah masyarakat majemuk.


    Namun, sejarah dan kontribusi itu tak menjamin kesetaraan hak. Diskriminasi dan persekusi terus terjadi, karena para Ahmadi -sebutan bagi warga Ahmadiyah- dituduh sesat dan bukan bagian dari Islam. Ironisnya, negara melanggengkan ketidakadilan ini melalui aturan diskriminatif dan pembiaran atas kekerasan yang berulang.


    Situasi itu kembali terlihat saat pelaksanaan Jalsah Salanah Ahmadiyah 2025 di sejumlah daerah. Seperti apa kisahnya? Simak selengkapnya di SAGA KBR.

    Editorial: Wahyu Setiawan, Ninik Yuniati, Malika

    Sound Designer: Bintang Elian

    続きを読む 一部表示
    21 分
  • Penyintas Terapi Konversi: "Aku Dipaksa Melihat Perempuan Telanjang"
    2025/12/24

    Rafa, bukan nama sebenarnya, telah berhadapan dengan berbagai upaya pengubahan identitas gender dan orientasi seksual sejak masa kanak-kanak. Ekspresinya yang feminin dianggap bertentangan dengan konstruksi sosial tentang laki-laki. Bermacam kekerasan ia terima, mulai dari serangan verbal, represi psikologis, hingga pemaksaan melalui terapi konversi yang merendahkan martabat. Dalam prosesnya, ia bahkan dipaksa melakukan kekerasan seksual, pengalaman traumatis yang jejaknya masih membekas hingga sekarang. Seperti apa kisahnya? Simak selengkapnya di SAGA KBR.


    Editorial: Ninik Yuniati, Heru Haetami, Malika

    続きを読む 一部表示
    23 分