Tertinggi di Asia, Ibu yang alami Baby Blues di Indonesia Capai 57 Persen. Kenali Tandanya...
カートのアイテムが多すぎます
ご購入は五十タイトルがカートに入っている場合のみです。
カートに追加できませんでした。
しばらく経ってから再度お試しください。
ウィッシュリストに追加できませんでした。
しばらく経ってから再度お試しください。
ほしい物リストの削除に失敗しました。
しばらく経ってから再度お試しください。
ポッドキャストのフォローに失敗しました
ポッドキャストのフォロー解除に失敗しました
-
ナレーター:
-
著者:
Sebanyak 57 persen ibu di Indonesia yang mengalami gejala baby blues atau depresi pasca-melahirkan. Sehingga perlu upaya memberdayakan para kader Bina Keluarga Balita (BKB) untuk mengatasinya. Demikian diungkapkan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti. Lalu mengapa Baby Blues bisa terjadi? Apa tanda-tanda seorang ibu mengalami Baby Blues? Serta apa yang harus kita lakukan apabila Baby Blues terjadi pada orang terdekat kita? Simak dialog seputar Baby Blues bersama Dian Fitriaswaty, M.Psi (Psikolog Keluarga dan Founder Cafe Psikologi)
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
まだレビューはありません