『Senandung Bisu』のカバーアート

Senandung Bisu

プレビューの再生

Audibleプレミアムプラン30日間無料体験

プレミアムプランを無料で試す
オーディオブック・ポッドキャスト・オリジナル作品など数十万以上の対象作品が聴き放題。
オーディオブックをお得な会員価格で購入できます。
30日間の無料体験後は月額¥1500で自動更新します。いつでも退会できます。

Senandung Bisu

著者: Aguk Irawan
ナレーター: Yuliandra
プレミアムプランを無料で試す

30日間の無料体験後は月額¥1500で自動更新します。いつでも退会できます。

¥2,690 で購入

¥2,690 で購入

Surga…. Ajaran suci menyatakan bahwa di telapak kaki seorang ibu-lah surga berada. Maka akal pun bertanya: Ibu yang bagaimana? Apakah di setiap tapak kaki ibu, tanpa memedulikan wataknya, sifatnya, perangainya, tingkah-laku dan perbuatannya? Adakah surga di bawah telapak kaki ibunya Rahim dalam kisah novel ini? Rahim adalah anak bungsu, anak terakhir. Bapak-ibunya—sebagaimana keyakinan sebagian orang—percaya filsafat yang mengatakan "banyak anak banyak rezeki". Awal kehidupan Dlori dan Zulfin—orang tua Rahim—diliputi suasana yang penuh cinta dan kasih sayang, bahagia, dan berkecukupan. Kehidupan keduanya membuat iri para tetangga. Para tetangga seringkali berkasak-kusuk, saling memamerkan kelebihan, membangga-banggakan harta, anak, dan keturunan. Telinga pun memerah dan hati terasa sangat sakit karenanya. Zulfin terjebak pada perbandingan-perbandingan itu, dan "memaksa" diri dan suaminya agar bisa membuktikan pada semua orang bahwa walau anaknya banyak, mereka akan mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan. Nafsu untuk memburu kesuksesan dan kebahagiaan di satu sisi, dan tujuan untuk membuktikan diri di hadapan semua orang di sisi lain, telah memerangkap pasangan suami istri itu ke dalam kubangan sedih dan air mata. Si bungsu Rahim menjadi korbannya.©2022 Storyside (P)2022 Storyside 大衆小説 文芸小説
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
まだレビューはありません