🌿 Hari 323 – Dahan yang Patah Berusaha Berakar di Lumut, Renungan Zen dari Ishikawa dan Toyama
カートのアイテムが多すぎます
カートに追加できませんでした。
ウィッシュリストに追加できませんでした。
ほしい物リストの削除に失敗しました。
ポッドキャストのフォローに失敗しました
ポッドキャストのフォロー解除に失敗しました
-
ナレーター:
-
著者:
このコンテンツについて
🌿 Hari 323 – Dahan yang Patah Berusaha Berakar di Lumut, Renungan Zen dari Ishikawa dan Toyama
⸻
Teks Utama (Bahasa Indonesia)
Sebuah dahan sakura yang patah terbaring lembut di atas lumut—rapuh, namun diam-diam bertekad untuk tetap hidup.
Melihatnya bertahan membuat saya sadar bahwa pembaruan sering dimulai dalam keheningan.
Hari ini, di YouTube Post #2620, saya kembali pada lanskap yang melahirkan perasaan itu:
Ishikawa dan Toyama, dua wilayah Jepang di mana alam menjadi penyembuh batin.
Berjalanlah di jalur tenang Taman Kenroku-en di Kanazawa, tempat cahaya musim gugur jatuh perlahan di atas lumut dan daun-daun yang mengambang.
Dari Toyama, lanjutkan perjalanan menuju Shirakawa-go, desa UNESCO yang bersinar dengan warna-warna hangat yang tak lekang oleh waktu.
Untuk ketenangan Zen yang lebih dalam, masuklah ke Kuil Zuiryū-ji di Takaoka atau Kuil Daijo-ji di Kanazawa.
Di sana, suara kerikil yang digaris, lantai kayu yang berderit pelan, dan lumut yang “bernapas” menghadirkan awal yang hening bagi jiwa.
Seperti dahan yang jatuh namun tetap berharap berakar kembali,
kita pun bisa memulai ulang—perlahan, lembut, satu napas pada satu waktu.
Momen damai lainnya di sini:
https://www.youtube.com/@Zen-Bonsai-Vibes
⸻
Hashtag
Zen,Calm,JapanNature,Ishikawa,Toyama,Kenrokuen,Shirakawago,ZenTemple,Moss,Bonsai,CherryBlossom,AutumnVibes,Mindfulness,QuietMoments,SlowLiving,PeacefulEnergy,SpiritualJourney,NatureHealing,Day323,ZenBonsaiVibes